Kronik.co.id – Dalam upaya mendorong peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital, Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) X Makassar dari Gerakan Pemuda Ansor menggelar kegiatan project sosial yang berfokus pada pemberdayaan dan penguatan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo Utara, Jum’at (23/10) di Kwandang.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Moh. Ramdhan Imran, S.H., M.H., sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah agar lebih inovatif, adaptif, serta mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi digital.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pelaku UMKM dari kalangan masyarakat dan mahasiswa, serta Forum Pemberdayaan Masyarakat Gorontalo Utara.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Gorontalo Utara, Abdul Wahid Baruadi, S.E., M.Si., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Thamrin Monoarfa, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan dan perspektif kepada peserta mengenai penguatan usaha serta pengembangan potensi ekonomi daerah.
Moh. Ramdhan Imran selaku penggagas kegiatan menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pelaku UMKM membutuhkan dukungan, ruang belajar, pendampingan, serta kolaborasi lintas sektor agar mampu mengembangkan usaha dan menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo Utara.
“Dengan demikian, upaya pemberdayaan yang dilakukan dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan kapasitas dan pengembangan usaha masyarakat,” katanya.
Selain itu, sinergi antara masyarakat, mahasiswa, forum pemberdayaan, dan pemerintah daerah dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kolaborasi yang berkesinambungan diharapkan mampu membuka peluang bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital, memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan nilai tambah bagi produk unggulan daerah,” ujarnya.
Melalui project sosial ini, Moh. Ramdhan Imran, S.H., M.H., Alumni PKN-X Makassar dari Gerakan Pemuda Ansor, ingin menegaskan bahwa gerakan pemberdayaan UMKM harus diwujudkan melalui langkah konkret, bukan sekadar wacana.
“Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang kemajuan bagi pelaku usaha lokal di Gorontalo Utara,” imbuhnya.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan, UMKM di Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing di era digital.












