Kronik.co.id, Gorut – Polemik yang terjadi di SDN 8 Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), menjadi perhatian serius Komisi III DPRD Gorontalo Utara. Meski telah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), komisi tersebut belum mengeluarkan rekomendasi karena masih akan melanjutkan pembahasan bersama dinas terkait.
Ketua Komisi III DPRD Gorut, Dheninda Chaerunnisa, mengatakan rekomendasi belum dapat diputuskan lantaran pihaknya masih menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan instansi terkait pada Rabu (5/8).
“Karena masih ada agenda selanjutnya bersama dinas terkait pada Rabu (5/8),” ujar Dheninda kepada awak media usai memimpin RDPU di ruang sidang DPRD Gorut, Senin (3/8).
Menurutnya, dari hasil RDPU, Komisi III telah memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan yang terjadi, mulai dari dugaan pungutan liar (pungli) hingga dugaan kekerasan verbal yang dialami pihak pengadu.
“Dari hasil RDPU tadi kami telah memahami bagaimana polemik itu, mulai dari dugaan pungli yang kemudian merembes ke dugaan kekerasan verbal dengan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas kepada pengadu. Hal itu juga telah diakui oleh salah satu oknum tenaga pendidik,” ungkapnya.
Dheninda menegaskan, Komisi III sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum tenaga pendidik tersebut. Menurutnya, perilaku seperti itu tidak seharusnya terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat pembentukan karakter dan memberikan teladan bagi peserta didik.
Ia berharap persoalan tersebut tidak terus berkepanjangan dan dapat diselesaikan secara baik demi kepentingan dunia pendidikan di Gorut.
Sebagai bentuk kepedulian, Dheninda bahkan berinisiatif menanggung biaya pembangunan pagar sekolah yang sebelumnya menjadi alasan pengumpulan dana dari orang tua murid.
“Saya tiba-tiba kepikiran jangan sampai polemik ini terus bergulir. Karena itu saya berinisiatif menalangi dana yang telah dikumpulkan pihak sekolah agar bisa dikembalikan kepada orang tua murid. Untuk biaya pembangunan pagar, saya yang akan membiayainya. Semoga ini menjadi amal jariah untuk saya,” tutupnya.












