Kronik.co.id — Pembinaan olahraga di tingkat desa dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mencetak generasi muda yang aktif, sehat dan berprestasi.
Hal itu turut menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dari Fraksi Hanura, Wiwin S. Pajiu.
Kepedulian tersebut ditunjukkan dengan hadirnya Wiwin dalam pembukaan Turnamen Futsal Dambalo Cup II di Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito, Minggu (6/9).
Anggota DPRD Gorontalo Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tomilito dan Ponelo Kepulauan itu secara resmi membuka turnamen yang diikuti para pemain dari berbagai tim.
Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap ruang-ruang positif yang dapat dimanfaatkan generasi muda melalui kegiatan olahraga.
Menurut Wiwin, turnamen futsal tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembinaan bakat, menjaga kebugaran serta memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Turnamen seperti ini harus kita dukung bersama. Bukan hanya untuk mencari juara, tetapi bagaimana olahraga bisa menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan bagi anak-anak muda,” ujar Wiwin.
Dukungan tersebut juga diwujudkan secara langsung saat pertandingan final. Wiwin memberikan bonus tambahan dari kantong pribadinya kepada panitia pelaksana sebagai bentuk apresiasi terhadap terselenggaranya Dambalo Cup II.
Pemberian bonus pribadi itu diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga semangat kompetisi yang sehat.
Srikandi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut juga mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas selama pertandingan.
Menurutnya, hasil pertandingan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah turnamen.
“Menang dan kalah itu bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah sportivitas, kebersamaan dan semangat untuk terus berprestasi,” tegasnya.
Wiwin berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak anak muda di Gorontalo Utara memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.
“Saya tentu berharap, turnamen Dambalo Cup II ini tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih aktif di Gorontalo Utara, khususnya dalam melahirkan bibit-bibit atlet futsal potensial dari tingkat desa,” pungkasnya.












