Polres Gorut Perkuat Karakter Pelajar Lewat Sosialisasi Revolusi Mental dan Wawasan Kebangsaan

Kasat Binmas Polres Gorut, IPTU Risno Mohamad saat memberikan pembinaan kepada siswa-siswi SMA Negeri 5 Gorut, Rabu (26/8). (dok.pribadi)

Kronik.co.id, Gorut – Upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan terus dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Utara (Gorut).

Melalui program Police Goes to School, Polres Gorut memberikan sosialisasi revolusi mental dan wawasan kebangsaan kepada para siswa SMA Negeri 5 Gorontalo Utara, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menambah pemahaman siswa mengenai nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu menerapkan integritas, etika, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Kasat Binmas Polres Gorut IPTU Risno Mohamad mengatakan, pembinaan di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.

“Jadi kegiatan ini merupakan langkah penting dalam membangun karakter generasi muda. Kami berharap peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan mereka,” ungkap Risno.

Menurutnya, Police Goes to School menjadi sarana bagi kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan edukasi mengenai berbagai aspek kehidupan sosial dan kebangsaan.

Selain materi karakter dan wawasan kebangsaan, para siswa juga diperkenalkan dengan institusi kepolisian, termasuk tugas pokok dan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Selain memberikan edukasi di sekolah, kami juga mengajak peserta mengenal lebih dekat institusi kepolisian. Sehingga para siswa memperoleh pembekalan mengenai kedisiplinan, pendidikan karakter, serta pengenalan tugas pokok dan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Risno menambahkan, penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar pesan yang diberikan lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap pembinaan tersebut dapat mendorong para pelajar menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya saing, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.

“Olehnya, melalui pendekatan yang komunikatif, diharapkan para peserta didik mampu menjadi generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *