Gorut, Kronik.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi musim kering berkepanjangan yang saat ini melanda sejumlah wilayah.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Gorontalo Utara, AKBP Ahmad Eka Perkasa, S.I.K., sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat kondisi cuaca kering pada Senin (31/8).
Dalam imbauannya, masyarakat diminta bersama-sama menjaga lingkungan dan keselamatan diri maupun orang lain. Musim kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekurangan air bersih, serta gangguan kesehatan.
Polres Gorontalo Utara juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan. Pembakaran yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.
Selain itu, warga diminta menghemat penggunaan air bersih dengan menggunakan air seperlunya. Kondisi musim kering dapat berdampak terhadap ketersediaan sumber air, sehingga penghematan menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau.
Masyarakat juga diimbau tidak membuang sampah sembarangan karena sampah dapat menyumbat saluran air dan memperparah dampak kekeringan. Warga diminta memastikan tidak terdapat sumber api di sekitar rumah, kebun maupun lahan yang berpotensi memicu kebakaran.
“Mari bersama-sama kita waspada dan peduli terhadap lingkungan serta keselamatan diri dan orang lain,” demikian pesan Kapolres Gorontalo Utara dalam imbauan tersebut.
Polres Gorontalo Utara turut mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sebagai upaya menjaga alam untuk keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Apabila masyarakat menemukan titik api, kebakaran hutan dan lahan, atau kejadian lain yang mengancam keselamatan, diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Untuk keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau Polres Gorontalo Utara.












